PROSEDUR DESAIN PELATIHAN_nurhadijah(1215076090)
- Listed: 31 December 2009 5:10 am
- Expires: This ad has expired
Langkah-langkah desain pelatihan secara umum dimulai dari tahap analisis, desain, pengembangan, evaluasi dan implementasi. Evaluasi, bisa dilakukan untuk tiap langkah mulai dari analisis sampe evaluasi. Hasilnya adalah sistem pelatihan yang memungkinkan peserta pelatihan dapat menyerap (absorb) informasi/pengetahuan, melakukan keterampilan, berinteraksi memperdalam pengetahuan dan keterampilan, serta merefleksikan apa yang telah dipelajari.
Apa sajakah kegiatan yang harus kita lakukan dalam setiap langkah mulai dari tahap Analisis sampai Evaluasi? Mari kita jawab satu persatu disini:
Langkah 1: ANALISIS (ANALYSIS)
Tahap analisis merupakan suatu proses mendefinisikan apa yang akan dipelajari oleh peserta belajar , yaitu melakukan needs assessment (analisis kebutuhan), mengidentifikasi masalah (kebutuhan), dan melakukan analisis tugas (task analysis). Oleh karena itu, output yang akan kita hasilkan adalah berupa karakteristik atau profile calon peserta belajar, identifikasi kesenjangan, identifikasi kebutuhan dan analisis tugas yang rinci didasarkan atas kebutuhan. Tahap analisis ini meliputi beberapa tahapan, diantaranya adalah sebagai berikut:
· analisis sistem; yaitu menggambarkan secara umum klien (perusaahaan) yang meminta kita untuk mendesaian pelatihan. Komponennya meliputi siapa karyawannya, berapa jumlahnya, apa saja latar belakang pendidikannya, berapa lama pengalaman kerjanya, dan seterusnya. Hal ini bisa dilakukan dengan survey, wawancara, observasi atau analisis dokumen.
· Analisis Pekerjaan: identifikasi daptar pekerjaan (job list), deskripsi pekerjaan (job description), dan inventori tugas (task analysis);
· Identifikasi dan perumusan alat evaluasi
· Estimasi biaya pelatihan
Langkah 2: DESAIN (DESIGN)
Tahap ini dikenal juga dengan istilah membuat rancangan (blue-print). Ibarat bangunan, maka sebelum dibangun gambar rancang bangun (blue-print) diatas kertas harus ada terlebih dahulu. Apa yang kita lakukan dalam tahap desain ini? Pertama merumuskan tujuan pembelajaran yang SMAR (spesifik, measurable, applicable, dan realistic). Selanjutnya menyusun tes , dimana tes tersebut harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yag telah dirumuskan tadi. Kemudian tentukanlah strategi pembelajaran yang tepat harusnya seperti apa untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam hal ini ada banyak pilihan kombinasi metode dan media yang dapat kita pilih dan tentukan yang paling relevan. Disamping itu, pertimbangkan pula sumber-sumber pendukung lain, semisal sumber belajar yang relevan, lingkungan belajar yang seperti apa seharusnya, dan lain-lain. Semua itu tertuang dalam sautu dokumen bernama blue-print yang jelas dan rinci.
atau lebih jelasnya pada tahap desai ini mencakup empat tahapan yaitu:
· desain sistemn pelatihan
· desain pesan meliputi perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesain.
· strategi pelatihan adalh spesifikasi untuk menyelaeksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan pelatihan.
· karakteristik pebelajar adalah segi- segi latar belakang pengalaman pebelajar yang berpengaruh terhadap efektivitas proses belajarnya.
Langkah 3: PENGEMBANGAN (DEVELOPMENT)
Pengembangan adalah proses mewujudkan blue-print alias desain tadi menjadi kenyataan. Artinya, jika dalam desain diperlukan suatu software berupa multimedia pembelajaran, maka multimedia tersebut harus dikembangkan. Atau diperlukan modul cetak, maka modul tersebut perlu dikembangkan. Begitu pula halnya dengan lingkungan belajar lain yang akan mendukung proses pembelajaran semuanya harus disiapkan dalam tahap ini. Satu langkah penting dalam tahap pengembangan adalah uji coba sebelum diimplementasikan. Tahap uji coba ini memang merupakan bagian dari salah satu langkah ADDIE, yaitu evaluasi. Lebih tepatnya evaluasi formatif, karena hasilnya digunakan untuk memperbaiki sistem pembelajaran yang sedang kita kembangkan.
lebih jelasnya pada tahap pengembanagn ini daapt diorganisasikan dalam empat kategori:
· teknologi cetak
· teknologi audiovisual
· teknologi berbasis komputer
· teknologi terpadu
Langkah 4: IMPLEMENTASI (IMPLEMENTATION)
Implementasi adalah langkah nyata untuk menerapkan sistem pembelajaran yang sedang kita buat. Artinya, pada tahap ini semua yang telah dikembangkan diinstal atau diset sedemikian rupa sesuai dengan peran atau fungsinya agar bisa diimplementasikan. Misal, jika memerlukan software tertentu maka software tersebut harus sudah diinstal. Jika penataan lingkungan harus tertentu, maka lingkungan atau seting tertentu tersebut juga harus ditata. Barulah diimplementasikan sesuai skenario atau desain awal.
dalam tahap implementasi ini diorganisasikan menjadi empat kategori. yaitu:
· permanfaatan media
· difusi inoivasi
· implementasi dan institusionalisasi
· kebijakan dan regulasi
Langkah 5: EVALUASI (EVALUATION)
Evaluasi adalah proses untuk melihat apakah sistem pembelajaran yang sedang dibangun berhasil, sesuai dengan harapan awal atau tidak. Sebenarnya tahap evaluasi bisa terjadi pada setiap empat tahap di atas. Evaluasi yang terjadi pada setiap empat tahap diatas itu dinamakan evaluasi formatif, karena tujuannya untuk kebutuhan revisi. Misal, pada tahap rancangan, mungkin kita memerlukan salah satu bentuk evaluasi formatif misalnya review ahli untuk memberikan input terhadap rancangan yang sedang kita buat. Pada tahap pengembangan, mungkin perlu uji coba dari produk yang kita kembangkan atau mungkin perlu evaluasi kelompok kecil dan lain-lain.
pada tahap evaluasi ini terdapat empat kawasan yaitu:
· anlisis masalah. mencakup cara penentuan sifat dan parameter masalah dengan menggunakan strategi pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan.
· pengukuran acuan patokan,. meliputi tekhnik untuk menetukan keammpuan pebnelajar menguasai materi yang telah ditentukan sebelumnya.
· penilaian formatif, berkaitan denagn pengumpulan informasi tentang kecukupan dan penggunaan informasi ini sebagai dasar pengembnagan selanjutnya.
· penilaian sumatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan untuk pengambilan keputusan dalam hal pemanfaatan.
perbedaan penilaian formatif dan penilaian sumatif
· penilaian formatif dilaksanakan pada waktu pengembangan atau perbaikan program atau produk.Penilaiain ini dilaksanakan untuk keperluan staf dalam lembaga program dan biasanya tetap bersifat intern, akan tetapi penilaian ini dapat dilaksanakn olewh evaluator dalam atau luar.
· penilaian sumatif dilaksanakan stelah selesai dan bagi kepentingan pihak luar atau para pengambil keputusan
· perbedaan antara formatif dan sumatif telah dirangkum dalam suatu kiasan Bob Stake”apabila juru masak mencicipi sup , hal tersebut formatif , apabila para tamu mencicipi sup tersebut , hal tersebut sumatif.
Kelima hal di atas adalah merupakan syarat suatu desain pelatihan yang ideal. Instruksi yang efektif harus menggunakan kelima tahapan desain pelatihan ..sehingga dengan memperhatikan ini semua tujuan dari pelatihan akan tercapai Harus selalu diingat bahwa tujuan dilakukan pelatihan adalah sebuah solusi bagi masalah organisasi atau perusahaan . Para perancang pelatihan tidak boleh terisolasi dalam tumpukan-tumpukan katalog, tetapi mesti mengkaitkan dengan misi organisasi atau perusahaan secara nyata.
SUMBER:
· http://fakultasluarkampus.net/mengembangak-sistem-pembelajaran-dengan-model-addie/
· http: // TPers.net
· Seels , Barbara B dan Richey , Rita C, 1994.Teknologi pembelajaran.Jakarta:unit percetakan UNJ
Related posts:
- PROSEDUR DESAIN PELATIHAN_nurhadijah(1215076090) Langkah-langkah desain pelatihan secara umum dimulai dari...
- MODEL DESAIN PELATIHAN_nurhadijah(1215076090) Dalam situasi persaingan bisnis yang makin ketat, maka perusahaan...
- Model desain Pelatihan Dear TPers … Ada banyak model desain sistem pembelajaran. Diantaranya...
- prosedur disain pelatihan by vidy binsar f (1215076055) Dalam mendesain suatu pelatihan kita perlu mengikuti prosedur-prosedur yang ada....
- MODEL DESAIN PEMBELAJARAN /PELATIHAN (ADDIE)_nurhadijah(1215076090) MODEL DESAIN PEMBELAJARAN /PELATIHAN (ADDIE) · Apa sajakah kegiatan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
37 total views, 2 so far today
No Comments
Sekilas Info tentang Penulis
- Ditulis oleh: nurhadijah
- telah menjadi Anggota sejak: 23 September 2007
Komentar Terkini
- Uwes A. Chaeruman on Tugas #1: Konsep Organisasi Belajar
- Uwes A. Chaeruman on definisi sendiri tentang organisasi belajar dan kesimpulan sendiri rasional yang lematarbelakangi OB
- efendi on Mau kemana setelah lulus dari jurusan Teknologi Pendidikan?…
- efendi on Jangan Sampai Sekolah menjadi Pusat “BIMBEL”
- maydina on Facebook, lebih dari sekedar mesin pertemanan
