<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.8.2" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>TPers.NET</title>
	<link>http://tpers.net</link>
	<description>learning educational technology with technology</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 04:14:49 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Profesi TP di Sekolah: dalam Persimpangan antara Guru TIK, Media Specialist dan Instructional Designer</title>
		<description><![CDATA[Di Indonesia, memang belum ada profesi atau jabatan fungsional terkait dengan ahli media dan desainer pembelajaran, sebagaimana halnya dokter spesialis, bidan, dan bahkan perawat dalam dunia kedokteran. Pada dasarnya, proses pembelajaran di institusi pendidikan, apakah itu sekolah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, kursus dan lain-lain, memerlukan orang yang dapat merancang pembelajaran (desainer pembelajaran) dan memilih serta [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2012/01/profesi-tp-di-sekolah-dalam-persimpangan-antara-guru-tik-media-specialist-dan-instructional-designer/</link>
			</item>
	<item>
		<title>TIPOLOGI BELAJAR .. ASTRI IMANIYATI</title>
		<description><![CDATA[Dalam organisasi belajar dikenal empat tipologi gaya belajar, yaitu eksperimentasi, akuisisi kompetensi, perbaikan terus menerus, dan benchmarking. Penjelasan dari masing-masing tipologi adalah sebagai berikut:
1. Eksperimentasi, yaitu gaya belajar dengan cara mencoba gagasan-gagasan baru dan bersedia melakukan eksperimen dengan proses dan produk baru tersebut. Gaya pembelajaran ini menekankan pada pengalaman secara langsung, bukan pada pengalaman oranglain.
Contoh [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/11/tipologi-belajar-astri-imaniyati/</link>
			</item>
	<item>
		<title>agnes kartika (1215106083) &#8211; tipologi organisasi belajar</title>
		<description><![CDATA[menurut saya salah satu perusahaan atau organisasi yang terus belajar adalah PT. EKA BOGAINTI,yang merupakan tempat dimana saya bekerja saati ini, dan kita seringkali akrab dengan salah satu produknya yaitu Hoka-Hoka Bento Japanese Food,makanan bergaya jepang,akan tetapi murni brand lokal. alasan saya mengatakan Hoka-Hoka Bento memiliki sistem organisasi dan subsistem organisasi adalah karena hoka-hoka bento [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/11/agnes-kartika-1215106083-tipologi-organisasi-belaja/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Studi Kasus Tipologi OB. Suci Lestari 1215101028</title>
		<description><![CDATA[Tipologi Organisasi Belajar
1. Eksperimentasi
Eksperimentasi merupakan gaya pembelajaran dengan mencoba gagasan baru atau pemikiran segar mengenai ide, konsep, atau model kinerja untuk dapat diaplikasikan ke dalam Organisasi Belajar. Sehingga organisasi belajar dari pengalaman sendiri secara langsung. Tipe eksperimentasi ini cenderung mengeksplorasi potensi organisasi dengan terus belajar untuk meningkatkan kompetensi dan menciptakan sesuatu yang baru.
Contoh:  Jika selama [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/studi-kasus-tipologi-ob-suci-lestari-1215101028/</link>
			</item>
	<item>
		<title>TOPOLOGI ORGANISASI BELAJAR by Mia Komala 1215106075</title>
		<description><![CDATA[Menurut saya dengan adanya organisasi belajar ini seseorang atau kelompok ingin terus menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya dan ingin mempunyai kualitas yang baik juga. untuk mencapai tujuan tersebut ada namanya Topologi organisasi belajar atau lebih disebut dengan gaya-gaya belajar atau seperti namanya topologi identik dengan sebuah bentuk yang berhubungan.
Gaya-gaya belajarnya yaitu
1. eksperimentasi: menurut [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/topologi-organisasi-belajar-by-mia-komala-1215106075/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Topologi Organisasi Belajar &#8211; Adnan Amri (1215106074)</title>
		<description><![CDATA[Di dalam sebuah organisasi perlu adanya topologi belajar, topologi belajar terdiri dari 4 bagian :
1. Experimentasi
Proses ini mengedepankan tentang proses mengembangkan ide-ide baru untuk menciptakan sesuatu hal yang baru dan berbeda.
2. Akuisisi Kompetensi
Proses ini mengedepankan tentang bagaimana meningkatkan kinerja organisasi maupun individu dengan berkaca pada pengalaman organisasi lain lalu mengeksplorasinya untuk meningkatkan kualitas. Akuisisi kompetensi [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/topologi-organisasi-belajar-adnan-amri-1215106074/</link>
			</item>
	<item>
		<title>tipologi OB maya fitriani 1215106096</title>
		<description><![CDATA[tipologi gaya belajar organisasi terbagi menjadi 4.
1. benchmarking, dimana sebuah organisasi belajar melalui pengaman orang lain secara langsung dan mengeksploitasi proses yang ada. gaya belajar organisasi ini menurut saya adalah tahapan pertama sebuah organisasi yang masih belum memiliki kompetensi untuk menciptakan sebuah proses dan produk. sehingga di tahapan ini, sebuah organisasi mengeksploitasi dan belajar dari [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/tipologi-ob-maya-fitriani-1215106096/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Topologi Organisasi Belajar</title>
		<description><![CDATA[Dalam organisasi belajar, dikenal topologi, yaitu beberapa cara yang berbeda dalam belajar di suatu organisasi. Hal ini disebabkan karena individu belajar melalui berbagai cara yang berbeda – beda.  Ada empat topologi atau gaya pembelajaran dasar yang sudah diidentifikasikan secara empiris, yakni :
1. Eksperimentasi, yaitu organisasi belajar dengan mencoba berbagai gagasan baru dan bereksperimen dengan proses dan [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/topologi-organisasi-belajar-3/</link>
			</item>
	<item>
		<title>TOPOLOGI ORGANISASI BELAJAR OLEH M. Hakri Bosnia 1215106071</title>
		<description><![CDATA[Topologi adalah gaya belajar dalam organisasi. Ada 4 topologi organisasi belajar : 1. Eksperimentasi yaitu yaitu gaya belajar yang berpusat pada sumber, dengan cara menemukan gagasan dan juga ide-ide baru untuk menciptakan produk baru yang sesua dengan kebutuuhan pasar. 2. Akuisisi Kompetensi yaitu gaya belajar bersumber pada pengalaman orang lain, yang mendorong individu untuk meningkatkan [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/topologi-organisasi-belajar-oleh-m-hakri-bosnia-1215106071/</link>
			</item>
	<item>
		<title>topologi organisasi belajar vony rachmasari 1215106081(</title>
		<description><![CDATA[gaya pembelajaran eksperimentasi
merupakan gagasan/ide berupa inovasi yang dikeluarkan oleh perusahaan yang didapat berdasarkan pengalaman langsung. maksudnya ide yang tercuat, akan di lakukan experimen, kemudian dikembangkan, hingga menghasilkan pengetahuan baru.
gaya pembelajaran akuisisi kompetensi
belajar yang belum dimiliki oleh organisasi lain. seperti halnya pelatihan, pengembangan, perkerutan, penggunaan jasa konsultan, memiliki ide-ide yang baru dan cepat, kebaruan akan inovasi.
gaya [...]]]></description>
		<link>http://tpers.net/2011/10/topologi-organisasi-belajar-vony-rachmasari-1215106081/</link>
			</item>
</channel>
</rss>

